jln. Pala No. 4B Beji Timur Depok 16422 Telp/Fax : +6221-77206987 SMS : +62813-8543-0505
Agenda Acara Kobam

  • CUCI GUDANG KOBAM DI ISLAMIC BOOK FAIR 2010
  • Masup Jakarta

  • « Resensi Masup | Home | Kisah Fasisme Hindia-Belanda »

    Resensi Kobam

    By komunitas bambu | April 28, 2009

    Judul: Sejarah Film 1900-195-; Bikin Film di Jawa, Penulis: H. Misbach Yusa Biran
    Cetakan: Kedua, Agustus 2009
    Penerbit: Komunitas Bambu dan Dewan Kesenian Jakarta
    Tebal: xxxiv + 446 Hlm
    Ukuran: 14×21 cm
    Isbn: 979-3731-58-3
    Harga: Rp. 70.000

    Book ‘Sejarah Film’ Chronicles Early Days of Indonesian Film
    Oleh: Armando Siahaan, 10 November 2009, Jakarta Globe

    The man popularly known as Indonesia’s walking encyclopedia of film history, who is also credited with having started the country’s first film archives, has now written a book. Film buffs and historians alike will value his work as a comprehensive reference tool….selengkapnya…

    ———————————————————————–

    Judul: Toba Na Sae; Sejarah Lembaga Sosial Politik Abad XIII-XX, Penulis: Sitor Situmorang
    Cetakan: Kedua, Oktober 2009
    Penerbit: Komunitas Bambu
    Tebal: xx + 548 Hlm
    Ukuran: 14×21 cm
    Isbn: 979-3731-61-3
    Harga: Rp. 85.000

    Warisan Budaya Batak Toba Sitor
    Oleh: Bungaran A. Simanjuntak, Majalah TEMPO, 2 November 2009

    LUAR biasa! Itulah komentar saya setelah membaca dengan terengah-engah 516 halaman naskah pokok buku karya Sitor Situmorang ini. Mulai lembar pertama sampai akhir bab 20 di halaman 156, saya ”terus merepeti Sitor”. Baru mulai bab 21 saya menikmati tulisan ini…selengkapnya…

    Menjernihkan Sejarah Sosial Politik Batak Toba
    Oleh: Iskandar P. Nugraha, Kompas, 18 Desember 2004

    Biasanya, buku-buku bertema serius di bidang sastra, sosial, ataupun humaniora, yang karena gaya bahasanya kering dan ketebalan halamannya, menimbulkan keengganan untuk membaca dan mendalaminya lebih jauh. Pengalaman tersebut agaknya tidak akan ditemukan ketika kita membuka lembaran-lembaran dari buku ilmiah terbaru yang tebal ini, yang berupaya mengupas sejarah sosial politik Batak Toba selama 7 abad…selengkapnya…

    ———————————————————————–

    Judul: Sukarno; Orang Kiri, Revolusi & G30S 1965
    Penulis: Onghokham
    Cetakan: Pertama, April 2009
    Penerbit: Komunitas Bambu
    Tebal: xii + 220 Hlm
    Ukuran: 14×21 cm
    Isbn: 979-3731-52-4
    Harga: Rp. 45.000

    Onghokham Menimbang Bung Karno, KOMPAS, Senin, 5 Oktober 2009
    Oleh Peter Kasenda

    Ada kekaguman yang diekspresikan sejarawan Onghokham kepada Sukarno. Namun, kekaguman itu tidak membuat dirinya luput melihat ironi Sukarno: yang menjadi korban dari konsistensinya sendiri.
    Sumbangan Onghokham, biasa disapa Ong, yang terpenting adalah ia telah menampilkan dirinya sebagai cendekiawan publik… selengkapnya…

    ———————————————————————–

    Judul: Onze Ong, Onghokham dalam Kenangan
    Penulis: David Reeve, JJ Rizal , Wasmi Alhaziri (ed.)
    Cetakan: Pertama, Desember 2007
    Penerbit: Komunitas Bambu
    Tebal: xvi + 358 Hlm
    Ukuran: 13×19 cm
    Isbn: 979-3731-18-6
    Harga: Rp. 25.000

    Onghokham Tanpa Spasi
    Ahmad Musthofa Haroen, staf riset balairung UGM Yogyakarta

    Dari sedikit sejarawan berkualitas yang dimiliki bangsa ini, Onghokham adalah salah satunya. Sejak muda, ia dianggap salah satu pintu gerbang bagi… selengkapnya…

    Potret Sang Sejarawan Eksentrik
    PIKIRAN RAKYAT, Selasa, 08 April 2008

    ONG, sejarawan terkemuka di Indonesia itu kini telah tiada. Yang ada hanya jejak-jejaknya, yang ia bagi pada kawan-kawannya yang ikut andil dalam…selengkapnya…

    ———————————————————————–

    Judul: Orang dan Partai Nazi di Indonesia
    Penulis: Wilson
    Cetakan: Pertama, Mei 2008
    Penerbit: Komunitas Bambu
    Tebal: xviii + 210 Hlm
    Ukuran: 14 x 21 cm
    Isbn: 979-3731-24-9
    Harga: Rp. 25.000

    Fascism in Indonesia, no big deal?
    Aboeprijadi Santoso, Jakarta Post, Sun 07/20/2008

    “Did the Nazi Party and its supporters give Indonesian nationalists a chance to accelerate the process toward independence? Or did they have to cooperate with the colonial… selengkapnya…

    Kisah Fasisme Hindia-Belanda
    Faiz Manshur, Sinar Harapan, 07 Februari 2009

    Mendengar kata fasisme, biasanya kita terbayang ke masa lalu, di negeri orang. Sejarah fasisme seolah-olah milik bangsa… selengkapnya…

    Fasisme dan Kebencian kepada Demokrasi
    Robertus Robert, Kompas, 1 Desember 2008

    Pada tanggal 30 Januari 1933, melalui sebuah artikel di Daulat Ra’jat, Hatta dengan gemilang menjelaskan latar belakang… selengkapnya…

    ———————————————————————–

    Judul: Sejarah Sumatra
    Penulis: William Marsden
    Cetakan: Pertama, Juni 2008
    Penerbit: Komunitas Bambu
    Tebal: xxvi + 446 Hlm
    Ukuran: 14 x 21 cm
    Isbn: 979-3731-22-2
    Harga: Rp. 95.000

    Cahaya Pertama Penerang Sumatera
    Baysral Hamidy Harahap

    Bersama buku History of Sumatra, kata Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffles, William Marsden telah melemparkan cahaya ke atas Pulau Sumatera, sehingga semua… selengkapnya…

    ———————————————————————–

    Judul: Kota Yogyakarta Tempo Doeloe
    Penulis: Abdurrachman Surjomihardjo
    Cetakan: Pertama, oktober 2008
    Penerbit: Komunitas Bambu
    Tebal: xiv + 282 Hlm
    Ukuran: 14 x 21 cm
    Isbn: 979-3731-47-8
    Harga: Rp. 50.000

    Tentang Kemanunggalan di Yogyakarta
    M. Lubabun Ni’am Asshibbamal S, Koran TEMPO, 25 Februari 2009

    Dengan berlindung di balik lapuknya ingatan dan keterbatasan sudut pandang, manusia kerap kelewat sempit memaknai eratnya kelindan sosial dari balik unsur kewilayahan tempatnya berpijak… selengkapnya…

    ———————————————————————–

    Judul: Ibukota Majapahit
    Penulis: Agus Aris Munandar
    Cetakan: Pertama, Desember 2008
    Penerbit: Komunitas Bambu
    Tebal: x + 166 Hlm
    Ukuran: 14 x 21 cm
    Isbn: 979-3731-39-7
    Harga: Rp. 40.000

    Di Mana Lokasi Ibukota Man-che-po-i?
    Chris Poerba, Tapian, April 2009

    Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. “Jas merah” atau jangan sekali-kali melupakan sejarah, itu pula yang didengungkan oleh Sukarno. Tapi, apa lacur, semua tak lebih dan tak kurang hanya… selengkapnya…

    ———————————————————————–

    Judul: Sejarah Perempuan Indonesia
    Penulis: Cora Vreede-de Stuers
    Cetakan: Pertama, April 2008
    Penerbit: Komunitas Bambu
    Tebal: xxvi + 322 Hlm
    Ukuran: 14 x 21 cm
    Isbn: 979-3731-27-3
    Harga: Rp. 67.500

    Merekonstruksi Sejarah untuk Menata Langkah
    Maria Hartiningsih, Kompas, Minggu, 20 April 2008

    Para aktivis dan penulis sejarah modern pergerakan perempuan di Indonesia harus berterima kasih kepada Cora Vreede-De Stuer. Perempuan ilmuwan asal Belanda itu memelopori penelitian… selengkapnya…

    ———————————————————————–

    SociBook del.icio.us Digg Facebook Google Yahoo Buzz StumbleUpon

    Topics: Uncategorized |

    Comments


    Copyrigth @ bm.anggara, design by tokofun.com