Buku ini menghimpun hasil kajian akademis baru sarjana Indonesia dan bukan Indonesia tentang riwayat kebudayaan Indonesia 1950–1965. Dalam satu setengah dasawarsa awal bangsa Indonesia, hubungan dengan dunia luas dan kesadaran kebangsaan diperjuangkan dengan gencar penuh gairah di gelanggang budaya.
Indonesia memanfaatkan jejaring kebudayaan kala itu, termasuk Perang Dingin, untuk menyatakan kehadirannya di panggung dunia. Hubungan internasional, aspirasi postkolonial dan gelegak kebangsaan berinteraksi hingga tercipta kehidupan budaya dan intelektual yang semarak di tanah air.
Kumpulan esai yang tersaji membahasa pertukaran seniman, intelektual,karya tulis dan gagasan antara Indonesia dan berbagai negeri, perkembangan jejaring kebudayaan dan bagaimana jejaring itu saling taut dan mempengaruhi ungkapan serta wacana kebudayaan di Indonesia.